|
Ananta, Jazz
Etnik Rasa Palu
Minggu, 7 Mei 2006, Pukul 14.00
WIB
Diam-diam,
Zarro, vokalis kelompok Clorophyl, menghadirkan album solonya
yang bertajuk Ananta, yang dirilis C-Pro Records, label yang
juga memproduksi album 14 Februari (Repackaged) dari kelompok
Clorophyl. Di album
terbarunya, karakter vokal Zarro terasa pas dengan tema
Bosanova, yang menjadi roh dari album ini.
Album Ananta
memiliki konsep yang cukup menarik, karena Zarro membawakan semua
komposisinya dalam bahasa Kaili (Palu), sebuah bahasa yang memiliki
rangkaian kata yang eksotis, dan terasa menyatu dengan karakter
vokal dan konsep musik bosanova yang menjadi tema dari album ini.
Latar belakang dari
penggunaan bahasa Kaili, seperti diungkapkan Zarro kepada
Horizon-line.Com, adalah karena dirinya berasal dari Palu.
Alasan yang kedua, "Saya belum pernah menemukan album musik
kontemporer dengan lirik berbahasa Palu," tambahnya.
Lalu, mengapa konsep
musik bosanova yang menjadi tema dari album ini? "Secara musikal,
kata-kata dalam bahasa Kaili (Palu) memiliki ciri khas, dan
penggalan suku katanya mirip dengan bahasa yang terdapat di Amerika
Latin," ujar Zarro.
Zarro memang menyukai
musik bertema bossas. "Saya banyak dipengaruhi oleh musisi asal
Brazil, Antonio Carlos Jobim, dan juga Ivan Lins, dan musisi asal
Jepang, Yutaka," jelas Zarro tentang musisi yang mempengaruhinya.
Proses penggarapan album
Ananta, yang berarti Anak Kita -- dalam bahasa Palu,
dikerjakan selama satu tahun. "Sebenarnya bisa lebih cepat, tetapi
karena jadwal kesibukan saya bersama Clorophyl, maka album Ananta
baru bisa dirilis pada akhir 2005 lalu" .
Musisi-musisi yang
terlibat di album Ananta, di antaranya adalah Bagus
(keyboard), Maradian (keyboard), Kiko (bas), Timur (drum), Kadek
Rahardika (gitar), dan juga didukung oleh Mohammad, yang tampil
dengan instrumen asal palu, Lalove (instrumen tiup, seperti
seruling, untuk acara ritual di Sulawesi Tengah).
Album Ananta, yang
dirilis pada akhir tahun 2005 lalu, menyajikan delapan komposisi
berbahasa Kaili yang cukup eksotis. Pada komposisi Riantara Java
Nte Celebes, misalnya, karakter vokal Zarro cukup menonjol.
Begitu pula pada komposisi Ananta, Voce-Voce, dan
Palaisimo.
Zarro, yang menciptakan
semua komposisi di album ini, tampak serius memperkenalkan eksotisme
bahasa Kaili (Palu) kepada publik musik jazz di Indonesia. Setelah
bahasa Manggarai, Flores, yang coba diusung kelompok Nera, yang
hadir setahun lampau, album Ananta cukup menarik untuk
disimak. (yollis/ridho)
|