|
Tiga
Album Smooth Jazz dari Universal Musik Indonesia
Minggu, 27 Juli 2003, Pukul 16.25
WIB
Tiga album smooth
jazz baru saja dirilis oleh Universal Music Indonesia (UMI),
yaitu The Best Of Lee Ritenour, album Ricochet milik Richard
Elliot, dan The Very Best of Marc Antoine. Semuanya
ringan, enak didengar, dan memang dihadirkan untuk memanjakan mereka
yang tak ingin mendengar komposisi-komposisi jazz yang
"berat".
The Best of Lee
Ritenour
Album
ini menjadi potret dari perjalanan panjang Lee di dunia musik.
Komposisi-komposisi yang dihadirkan sudah tak asing lagi bagi
penggemarnya. Coba nikmati komposisi Rio Funk, Etude, Bahia Funk,
Wes Bound, Water to Drink (Agua de Beber), Night Rhythms, dan A
Little Bumbin'. Semua komposisi tersebut memang pernah menjadi
hits.
Album ini cukup menarik
untuk Anda koleksi. Mantan gitaris Fourplay ini memang piawai
menulis lagu, dan memiliki karakter pada setiap komposisinya. Lee
mengaku banyak belajar dari musisi-musisi jazz seperti Joe Pass,
Kenny Burrell, Howard Roberts, Jimi Hendrix, Jeff Beck, Miles Davis,
Wes Montgomery, serta Erick Clapton.
Dalam setiap
album-albumnya Lee selalu didukung oleh musisi-musisi jazz kelas
dunia. Mereka adalah Dave Grusin, Bob James, Marcus Miller, Harvey
Mason, Jerry Hey, dan Paulinho Da Costa. Di album ini, permainan
musisi-musisi tersebut dapat Anda nikmati.
The Very Best of Marc
Antoine
Album
lainnya yang dirilis UMI adalah The Very Best of Marc Antoine.
Kompilasi yang menghadirkan 12 komposisi ini juga tak jauh berbeda
dengan album Ritenour. Marc memanjakan telinga penggemarnya dengan
komposisi-komposisi smooth jazz.
Di album ini, musisi
yang selalu terinspirasi oleh suasana di mana dia berada ini,
menyajikan komposisi-komposisi terbariknya. Di antaranya adalah Latin
Quarter, Madrid, Mas Que Nada, Children at Play, Cruisin, dan Follow
Your Bliss.
Gitaris yang pernah tur
bersama vokalis Basia ini juga pernah mendukung London based Reggae
Phillharmonic Orchestra, dan ketika hijrah ke Los Angeles, sempat
terpengaruh juga dengan Queen Latifah, Sting, George Benson, hingga
Peter White. Marc juga sempat mendukung beberapa proyek musik dari
David Benoit, Dave Koz, dan Rick Braun.
Richard Elliot: Ricochet
Nama
saksofonis Richard Elliot di deretan musisi smooth jazz dunia
telah berkibar sejak 1980-an. Soul dan funk adalah
dasar musiknya. Pijakan inilah yang dihadirkan di album terbaru
miliknya, Ricochet.
Sama seperti album-album
terdahulunya, Ricochet menyajikan deretan komposisi smooth
jazz yang mudah dicerna. Simaklah komposisi Sly, Slam, Corner
Pocket, yang kental dengan unsur funk-jazz. Atau, You Make Me
Feel Brand New yang sentimentil.
Menurutnya, seperti
dukutip dalam rilis Universal Musik Indonesia, musiknya adalah
R&B yang dipengaruhi oleh unsur musik jazz. Tema itulah yang
mendominasi album Ricochet yang tema desain sampul CD-nya adalah
sekelompok orang yang sedang bermain biliard.
Album Ricochet didukung
oleh sejumlah musisi yang cukup dikenal, yaitu Jeff Lorber
(keyboards), Lenny Castro (perkusi), Brandon Fields (saksofon),
Michael White (dram), Tommy Maiden (gitar), dan Richard Elliot
(tenor saksofon). (ymn)
Visit Homepage
Universal Music
|