|
Indische
Latin Jazz Digelar di Jamz
Program acara jazz
bulanan, Jamz Matra Jazz (JMJ), kembali digelar. Rabu ini (6/6),
acara menarik yang dilaksanakan oleh AIRO Production – bekerjasama
dengan majalah Matra dan Jamz itu, menampilkan sebuah tema menarik:
Indische Latin Jazz, yang menampilkan sejumlah musisi-musisi jazz
Tanah Air.
Untuk bulan ini,
JMJ mencoba untuk mengusung tema Latin, sebuah genre dalam jazz yang
enerjik dan kaya dengan unsur bunyi. Maka, sudah bisa dipastikan,
JMJ edisi ini akan penuh dengan komposisi-komposisi jazz Latin yang
rancak. Dan, untuk itu, maka sejumlah musisi-musisi jazz Tanah Air
dipastikan akan meramaikan acara yang digelar di Jamz Pub, Jakarta,
mulai pukul 21.00 WIB itu.
Yang akan
meramaikan JMJ kali ini adalah Suwwileh Latin Jazz Band, Rio
Moreno, Jiwa Band, Los Morenitos (Salsa Group), serta –
sepeti biasa – diiringi oleh Sam Panuwon (keyboard), Cendy
Luntungan (dram), Oelle Pattiselano (gitar), dan Benny
Likumahuwa (trombone).
JMJ adalah
serangkaian program musik jazz cukup idealis, yang digagas oleh AIRO
Production secara rutin sejak akhir tahun 2000 lalu.
Sekalipun minimnya sponsor yang mau “membantu” kesuksesan acara
ini, menurut sumber Horizon-line.Com di AIRO, pihaknya akan
tetap menggelar acara ini setiap bulannya.
Untuk edisi ini,
sebuah grup jazz asal Bali, Jiwa Band, juga akan tampil meramaikan
JMJ. Kelompok band asal pulau Dewata yang sering tampil secara rutin
di Bali ini, memang sengaja diundang pihak penyelenggara untuk ikut
meramaikan JMJ yang juga didukung oleh situs Horizon-line.Com.
Nah, bagi Anda yang
ingin menikmati sajian musik jazz berirama Latin, maka JMJ dapat
Anda jadikan referensi. Dan, bagi Anda yang masih berstatus pelajar
dan mahasiswa, kali ini, JMJ akan memberikan diskon sebesar 30
persen untuk pembelian tiket masuk. (ymn)
Tempo
Blues Barbados:
Rintihan
Blues Untuk Negeri Tercinta
Gonjang-ganjing
masalah politik yang melanda negeri ini seakan tak pernah berakhir.
Kekacauan, huru-hara, intrik politik tingkat tinggi, hingga
perseteruan politik terus bergulir. Nah, latar belakang inilah yang
mengilhami AIRO Production
untuk menggelar sebuah even musik blues bertajuk: Retro Blues
Negeri Terluka. Sebuah konsep musik yang digelar sebagai
bentuk kepedulian terhadap kondisi Tanah Air yang tengah dilanda
berbagai masalah.
Program musik yang
dilaksanakan setiap bulan di kafe Barbados, Kemang, Jakarta Selatan
ini akan dilaksanakan mulai 7 Juni 2001 – Juni 2001. Tema yang
diusung pun berbeda-beda. Sebut saja Rock Blues, Lady Blues,
Delta Blues, Jazz Blues, Funky Blues, Accoustic Blues, hingga White
Blues.
Rencananya, yang
akan menjadi tema pada hari Kamis (7/6) mendatang adalah The
Blues, yang menampilkan Oding N, Dolf W, Saleh, Ading,
serta didukung pula oleh Abadi Soesman, Yopie Item, Kinan N,
Tammy Daud, Gaury N, Hendro, dan Sisco. Semuanya akan
menampilkan komposisi-komposisi blues dengan gayanya yang khas.
Acara menarik ini
dilaksanakan oleh AIRO
Production, serta didukung pula oleh majalah Tempo, kafe
Barbados, JakartaShow, Musikamu, Solid, serta Horizon-line.Com.
Rintihan musik blues, agaknya pas untuk menggambarkan kondisi Tanah
Air yang tengah dilanda kemelut. Dan, sebagai pencinta blues, acara
ini memang layak disimak. (ymn)
|