Publik pecinta musik jazz di Surabaya kembali
mendapat kesempatan menikmati pagelaran musik jazz internasional
bertajuk “Dji Sam Soe Super Premium Jazz Fourplay & Yellow
Jackets. Acara yang digelar pada hari Minggu (13/8), di Hotel
Shangri-la, Surabaya, benar-benar memuaskan pencinta jazz yang ada
di Surabaya. Lebih dari 1200 komunitas jazz Surabaya menyaksikan
konser jazz yang juga dimeriahkan oleh Maliq n D'essentials
dan Syaharani.
Pertunjukan dimulai tepat Pukul 20.00 WIB, dan
diawali dengan penampilan Maliq n D'essentials. Kelompok R&B ini
berinteraksi hingga membuat penonton ikut bernyanyi. Maliq n
D'essential tampil membawakan komposisi yang cukup akrab seperti
Kangen dan Terdiam.
Tampilnya Fourplay dan Yellow Jackets di Indonesia
adalah bagian dari serangkaian promo tur album terbaru mereka
dibeberapa negara, termasuk Asia. Setelah Maliq n
D'essential, penampilan selanjutnya adalah Yellow Jackets. Diawali
intro permainan saksofon Eric Marienthal dan cabikan bas yang
dominan dari Jimmy Haslip, mengawali komposisi pembuka,
Spirit Of The West.
Pada komposisi berikutnya, Go-Go, penonton
yang hadir di ballroom Shangri-la Hotel ikut bergoyang dan bertepuk
tangan mengikuti irama yang dimainkan Jimmy Haslip (bas), Russel
Ferrante (keyboard), Eric Marienthal (saxaphone), dan Marcus
Baylorr (drum).
Kelompok Yellow Jackets, yang sudah merilis
sekitar 23 album itu, membawakan lima komposisi, seperti Spirit
of the west, Go-go, Run Feryer Life, Sea Folk, Claire's Song,
plus sebuah komposisi, kolaborasi dengan Syaharani,
De Dia.
Pada komposisi Run Feryer Life ,
penampilan masing-masing personil terlihat sangat impresif. Begitu
pula dengan aksi Syaharani, yang mendapat sambutan bagus dari
penonton saat membawakan De Dia, yang diambil dari album
teranyar miliknya bersama The Queenfireworks.
Selepas Yellow Jackets beraksi, penonton dibuat
menunggu sekitar 10 menit. Banyak di antaranya yang sibuk membeli
makanan dan minuman yang dijajakan. “Jedah 10 menit untuk mengganti
seting panggung yang baru, “ ujar Piter Basuki, dedengkot Buena
Production saat jumpa pers.
Fourplay akhirnya muncul di panggung. Kelompok
beraliran Smooth Jazz ini tampil dengan formasi lengkap,
yaitu Bob James (piano/keyboard), Nathan East (bas), Larry Carlton
(gitar) dan Harvey Mason (drum) dan langsung menggebrak penonton
dengan komposisi Galaxia. Penonton yang memadati Shangri-la
Ballroom pun bertepuk tangan. Komposisi Chant dibawakan
dengan lembut, suara sang basis Nathan East ikut ditirukan penonton
yang hadir malam itu.
Ada yang menarik. Ketika membawakan komposisi
Eastbound, misalnya, semua personil Fourplay tiba-tiba
menghentikan permainan mereka dan langsung bergaya layaknya sebuah
patung hidup. Itu terjadi sekitar 30 detik. Suasana pun
berubah menjadi sunyi, dan secara tak terduga Fourplay melanjutkan
komposisi tersebut, disusul dengan Journey, Tally Ho, Amazing
Grace dan Bali Run. Kelompok yang baru saja merilis
album Fourplay X ini pun langsung turun panggung.
Penonton seperti tak puas dengan penampilan
mereka dan terus bertepuk tangan dan memaksa Fourplay kembali
menunjukan kebolehannya. Malam itu, pencinta jazz kota buaya
benar-benar terpuaskan. Skill individu dari Fourplay dan juga sang
legenda, Yellow Jackets, benar-benar memberikan sajian hiburan yang
apresiatif.
(Liputan & Foto : Donny L, Surabaya)