.

   

 

 

 

.
Horizon-line.Com
.
  Jazz@Astaga!
Rubrik ini tersaji atas kerjasama Horizon-line.Com dan portal musik Astaga!Com. Artikel-artikel tentang jazz yang tersaji di rubrik ini juga dirilis di kanal musik Astaga!Com.
.

Home > Jazz@Astaga! > Artikel

Mike Stern, Mengadopsi Formula Santana!
Los Angeles 27 Jul 01 14:10 WIB

Mike Stern boleh jadi salah satu sosok utama di medan jazz saat ini. Ia gitaris jazz paling komplet, yang menguasai wilayah gaya dari early jazz, fusion, pop, sampai heavy metal sekalipun. Gitar Telecaster-nya sanggup menerjemahkan bunyi piano, saksofon hingga suara rock yang keras-keras kasar.

Mike inilah yang disebut-sebut anak emas Miles Davis. Ia membangunkan tidur panjang Miles saat sempat undur dari pentas jazz. Miles yang bangkit lagi tahun 1980 mencari pengawal untuk band yang akan dibentuknya. Untuk gitar pilihan Miles jatuh pada Mike Stern yang ketika itu masih mengawal Billy Cobham.

Selain pendekatan pianistik pada bunyi gitar yang jadi keistimewaannya, Mike sering diminta Miles untuk memainkan sound heavy metal. Saking sempurnanya suara metal gitar Mike, sampai-sampai ada yang mengira Miles menggunakan gitaris heavy metal sungguhan.

Itulah sosok gitaris jebolan akademi musik Berkeley. Sebelum menjadi solois jam terbang jazznya tinggi. Ia jebolan band jazz rock yang amat terkenal waktu itu yakni Blood Sweat and Tears. Gitarnya juga menghiasi banyak tokoh-tokoh jazz mulai Billy Cobham, Steps Ahead hingga Brecker Brothers. Dan jangan lupa, sesi yang membuat dirinya kelak tampil sebagai solois jempolan, 3 tahun gabung dengan Miles Davis.

Pertengahan tahun 2001 ini Mike akan meluncurkan album kesepuluh produksi Atlantic Jazz berjudul Voices. Album yang disebut-sebut sebagai album pergulatannya yang paling intens. Maklum 9 album sudah dikerjakannya, eksplorasi macam apapun sudah pernah dilakukannya. Ia menjawab tantangan apalagi yang akan disajikannya di album ke-10 ini.

Dan jangan kaget kalau kemudian Mike mengusung karakter vokal untuk komposisi-komposisi jazznya. Mirip yang dilakukan Santana di album Supernatural yang mengundang vokalis tamu.

"Aku selalu ingin mengerjakan album dengan vokal," kata gitaris penyandang nominasi Grammy Awards ini. "Komposisi yang aku tulis dulu banyak yang tidak cocok untuk karakter vokal. Namun ternyata ada beberapa komposisi yang menurut beberapa penyanyi amat bagus dan bisa dinyanyikan. Itulah sebabnya aku mengesksplorasi sisi ini lebih jauh," ujar Mike Stern.

Salah stau sumber inspirasi Mike adalah basis asal Kamerun dan vokalis yang menurutnya amat luar biasa Richard Bona yang ditemui Mike saat festival di Israel.

Mike Stern memang bukan Santana yang melejit dan meraih sukses besar lewat proyek Supernatural. Bidang garapan Stern masih seputar jazz yang tentu saja komunitasnya amat terbatas, meski ia merambah wilayah baru yakni vokal.

Cuma, penggemar jazz sejati toh tetap menunggu gitaris didikan Pat Metheny ini. Patut ditunggu, karena tamu di album Voices ini memang layak ditunggu: Michael Brecker (saksofon), dramer Dennis Chambers, basis Chris Doky, Lincol Goines, dan gitaris Jon Herington. (mhidayat)

 

 
Copyright © 1997 - 2001 Horizon-line.Com  All Rights Reserved | Contact Us

  My Horizon
  Newsletter
  Polling Jazz
  Free E-mail
  Zodiak Anda

  Jazz Board

  Jazz e-Card
.
  Direktori Jazz
  Majalah Jazz
  Jazz Styles
  Festival Jazz
  Workshop Jazz
  Label Rekaman
  Radio Jazz
  Foto-foto Jazz
  Klub Jazz
  Musisi Jazz
  Sejarah Jazz
.
  Intermezo
  Toko Musik
  Studio Musik
  Sekolah Musik
  Bursa Musik
  Agenda Budaya
.
  Advertorial

.
Send a Music Greeting Card!
Kirim Kartu Musik

12 CDs for the Price of 1!
CD Gratis BMG Music