|
.

.
| Jazz@Astaga! |
Rubrik ini
tersaji atas kerjasama Horizon-line.Com dan portal musik
Astaga!Com. Artikel-artikel tentang jazz yang tersaji di
rubrik ini juga dirilis di kanal musik Astaga!Com.
. |
|
Home
> Jazz@Astaga! > Artikel |
Sentuhan
Modernitas Jazz Cap Ganggang!
Los Angeles -
04 Apr 01 11:23:33 WIB
Melompati
pagar jazz market dan merambah pasar pop, itulah kini yang dilakukan
kelompok gaek yang tetap produktif, Spyro Gyra.
Para pecandu
jazz tahun 80-an pasti tahu siapa itu Spyro Gyra. Di era ini
siapa saja kenal grup yang namanya diambil dari sejenis ganggang
ini. Saat itu komposisi legendaris milik mereka, Morning Dance
begitu populer di Indonesia. Maklum jazz di Indonesia tahun-tahun
itu tengah subur-suburnya. Fusion di tanah air berkembang begitu
pesat dengan munculnya grup-grup yang digawangi jazzer-jazzer muda
macam Bhaskara, Karimata, Emerald, dll.
Komposisi Morning
Dance begitu rancak dan dinamik. Itulah hits pertama Spyro Gyra
yang sekaligus menancapkan citranya di benak penggemar jazz
dimana-mana. Komposisinya khas, ditandai dengan kuatnya tiupan
saksofon sang arsitek Spyro Gyra, Jay Beckenstein, serta
marimba dan perkusi.
Sudah 24 album
mereka kerjakan sejak berdiri tahun 1975. Mulai dari album Spyro
Gyra (1978), hingga yang terakhir Got The Magic (1999).
Rentang ke-24 album ini masih menyembulkan spirit Spyro Gyra, yaitu
percampuran elemen Brazilian, Latin, R&B, Jazz dan Pop.
Itulah sebabnya
Spyro Gyra kadang tak hanya dikategorikan pada jazz semata, namun
mampu menembus batasan-batasan label jazz rock dan jazz fusion.
Musik mereka layak dikategorikan cross over. Album produksi
1995, Love & Other Obsessions contohnya, melompati pagar
jazz market dan merambah pasar pop.
Kini
pribadi-pribadi dengan bakat kuat macam Jay Beckenstein (saksofon),
Tom Schumann (kibor), Julio Fernandez (gitar), Joel Rosenblatt
(drum), dan Scott Ambush (bas), ini digandeng perusahaan rekaman
Heads Up International. Ini kerja pertama mereka setelah lama
bernaung di bawah label GRP. CD terbaru mereka akan dirilis 22 Mei
mendatang bertajuk In Modern Times, sebuah album jazz yang
kata Beckenstein "kontemporer, tapi tetap berlatar jazz khas
Spyro Gyra".
Beckenstein sang
arsitek dalam pernyataan tertulis mengatakan, "Bergabung
bersama Heads Up dan Telarc (salah satu label ternama di bidang
jazz) membuat kami yakin bahwa inilah perusahaan yang cocok dengan
karya musik kami. Kami yakin akan masa depan musik kami."
Tua-tua keladi.
Musik jazz Spyro Gyra, makin tua makin menjadi! (mhidayat)
|