|
.

.
| Jazz@Astaga! |
Rubrik ini
tersaji atas kerjasama Horizon-line.Com dan portal musik
Astaga!Com. Artikel-artikel tentang jazz yang tersaji di
rubrik ini juga dirilis di kanal musik Astaga!Com.
. |
|
Home
> Jazz@Astaga! > Artikel |
Gelombang Acid
Jazz Baru Incognito!
London 17 Jul 01 11:00 WIB
Dua
dasawarsa lalu mereka mulai mendobrak kemapanan, meluncurkan bentuk
musik baru yang juicy, renyah, dengan beat-beat cepat yang
menawan, enerjik dan menyergap rasa suka siapa saja.
Album
Jazz Funk mereka waktu itu (1981), langsung mengibarkan nama Incognito
sebagai band yang mengekspresikan kebebasan bermusik anak-anak muda
yang diinginkan pada saat itu. Dan, itulah periode dimana "acid
jazz" menjadi pendobrak dominasi the Brit pop.
Kini,
dua puluh tahun kemudian, tahun 2001, Incognito muncul lagi dan
meluncurkan album ke-7 dibawah bendera Talkin' Loud Records, Life
Stranger Than Fiction. Album yang kata Jean Paul
"Bluey" Maunick, pencipta lagu/produser/gitaris
sekaligus penggagas Incognito, mewakili kerangka pandang musik baru.
Life
Stranger...,
kata Bluey, sebenarnya sudah lama rampung. Sepuluh trek siap
diluncurkan. Namun album ini seperti tidak menghadirkan 'rasa',
seperti tak ada 'jiwa'. Maklum Bluey dan rekan-rekannya sibuk
mengerjakan proyek sana-sini. Nyaris tak ada waktu penuh untuk album
baru ini. Hingga suatu ketika Bluey menyaksikan konser live D'Angelo
di Brixton Academy, Inggris. D'Angelo tak sekedar memberinya
inspirasi. Ia mengembalikan sesuatu yang hilang itu.
"Aku
bilang pada semuanya, kita lupakan yang dulu dan bikin yang fresh
lagi..." ujar Bluey. Incognito mulai mengerjakan lagu-lagu
baru. Mereka memburu 'jiwa' yang sempat terlepas. Dan segera para
vokalis berbakat itu: Sarah Brown, Diana Joseph, Kelli Sae dan
Xavier Barnett mampu mengembalikan sesuatu yang hilang itu.
"Tarikan nafas mereka saat menyanyikan lagu-lagu yang aku
tulis...," kata Bluey, "...membangkitkan kembali adrenalin
yang nyaris terlupakan."
Life
Stranger...
masih menyembulkan pendekar-pendekar acid jazz asal Inggris yang Mei
lalu menggelar konser di Jakarta ini. Mereka adalah Richard Bailey,
Daniel "Venom" Maunick, Max Beesley, Daniel Sadownick dan
Bas yang dimainkan Julian Crampton. Plus sejumlah nama yang mengawal
string dan horn section.
Singel
mereka Stay Mine, dalam minggu-minggu ini akan dirilis oleh
Universal Music Indonesia. Yap, kita tunggu saja, apa bentuk musik
baru ini worthed dengan gembar-gembor Bluey!!! (mhidayat)
|