|
.

.
| Jazz@Astaga! |
Rubrik ini
tersaji atas kerjasama Horizon-line.Com dan portal musik
Astaga!Com. Artikel-artikel tentang jazz yang tersaji di
rubrik ini juga dirilis di kanal musik Astaga!Com.
. |
|
Home
> Jazz@Astaga! > Artikel |
|
. |
"Fuzzy
Logic", Jazz Manis David Benoit
Jakarta, 23 Mei 02 15:53 WIB
Seperti
umumnya komposisi smooth jazz atau contemporary jazz
yang banyak dimainkan musisi jazz yang bernaung di bawah label GRP,
nomor-nomor David Benoit tak banyak beda dengan -- sebut saja Dave
Grusin, Joe Sample. Keduanya pianis jazz beken, atau si
"Captain Finger" Lee Ritenour, dan flutis kondang Dave
Valentine. Musik-musik mereka penuh melodi dan akor-akor yang manis.
Apalagi mereka tercatat sering tampil dalam proyek bersama.
Namun, bagi telinga yang sudah
terbiasa dengan musik-musik Benoit, akan selalu ada 'sesuatu' yang
baru. Ada semacam pengucapan atau idiom baru, meski tak harus
melepas ciri khas musiknya.
Di album Shaken Not Stirred,misalnya,
album kesekian yang diangap sebagai album komersialnya, ia
meninggalkan kesan berat pada synthesizer dan gitar elektrik. Di Shadows,
orientasi musiknya pada elektronik, sementara di kolaborasinya
bareng Russ Freeman, pentolan grup The Rippingtons di album Benoit/Freeman
Project, ada kesan groovy dalam karyanya. Catatan ini
menunjukkan kelas David Benoit sepanjang pengembaraan di ranah jazz.
Pengembaraan Benoit memang tergambar
dari album-album yang dirilisnya. Ia sendiri termasuk musisi yang
rajin membuat album. Waiting for Spring, Urban Daydreams, Freedom
At Midnight, American Landscape cuma beberapa dari sekian banyak
album David Benoit.
Tahun 2002 ini pemusik jazz
kontemporer ini merilis karya baru yang diberi judul Fuzzy Logic.
"Fuzzy Logic" terjemahan sederhananya adalah sebuah mesin
yang berpikir sebagaimana logika akal manusia. Sebuah mesin yang
bisa mengoperasikan dirinya sendiri. Namun, "Fuzzy Logic"
di tangan David Benoit bisa berarti lain: sebuah idiom yang
menggambarkan kemandirian.
Album terbaru si pianis flippant
ini berkonotasi modernis. Nafas jazz kontemporernya kuat dengan
balutan irama yang fresh, funky dan bertempo upbeat. Ia hadirkan
Rick Braun, trumpeter kondang itu untuk memperkaya sound. Ia juga
hadirkan Jon Clark - Oboe dan Tim Weisberg - Flute, serta French
Horn yang dimainkan Richard Todd di nomor yang cukup melodius Reflections.
Di album ini ia masih dikawal
teman-teman lamanya, sejumlah nama tenar antara lain Abraham
Laboriel (bas), Nick Lane (trombone), Ross Bolton, Pat Kelly, Tony
Maiden, Paul Jackson Jr. (gitar) dan Larry Bunker (vibraphone).
David Benoit lahir di Bakersfield,
California, tahun 1953. Ayahnya seorang gitaris dan ibunya mampu
bermain piano secara bagus. Ia sendiri mulai main piano pada usia 14
tahun. Catatan albumnya menunjukkan ia adalah salah satu musisi
ternama.
Berikut deretan album sejak gabung
bersama GRP-Verve Records: "Remembering Christmas",
"Professional Dreamer", "American Landscape",
"Here's To You", "Charlie Brown: 50 Great
Years", "Shaken Not Stirred, "The Benoit/Freeman
Project, Letter To Evan, Shadows, Inner Motion, "Waiting For
Spring", "Urban Daydreams", "Every Step Of The
Way", "Freedom At Midnight" dan "The Best
of David Benoit: 1987 - 1995".
Daftar lagu di album ini:
1. Snap
2. Fuzzy Logic
3. Spmeday Soon
4. Then The Morning Comes
5. Reflections
6. Coming Up For Air
7. You Read My Mind
8. War of The S.U.V.'s
9. Tango in Barbados
10. One Dream At A Time
(mhidayat)
David Benoit di CDNow.com
|