|
.

.
| Jazz@Astaga! |
Rubrik ini
tersaji atas kerjasama Horizon-line.Com dan portal musik
Astaga!Com. Artikel-artikel tentang jazz yang tersaji di
rubrik ini juga dirilis di kanal musik Astaga!Com.
. |
|
Home
> Jazz@Astaga! > Artikel |
Di AMI 2001,
Beruntungkah Dian Kali Ini?
Jakarta 16 Aug 01 06:00 WIB
Dian Pramana Poetra kembali bakal
mencoba peruntungannya di ajang musik cukup bergengsi, Anugerah
Musik Indonesia Awards 2001 (AMI 2001).
Lewat salah satu
tembangnya yang bertajuk Wanita - dicomot dari album Dian
Pramana Poetra And Friends (2000) - Dian menjadi nominator AMI
lewat kategori 'Penyanyi Jazz/Fussion Terbaik' dan 'Pencipta Lagu
Jazz/Fussion Terbaik'.
"Tapi saya
menyanyikannya dalam formasi duo vokal bernama 'POETRA'. Di sana
saya bareng kakak saya, Henry Restu Poetra," terangnya.
Di kategori ini, Dian
harus bersaing dengan Peter F. Gonta - Syaharani lewat lagu Jangan
Menggoda Lagi, dan tembang milik grup belia asal Bandung, La
Luna dengan lagunya Penggalan Kisah Lama.
Sementara untuk
kategori 'Pencipta Lagu Jazz Terbaik', dia mesti bertarung dengan
Candra Darusman lewat lagu Bagaimanakah (dinyanyikan
Chasseiro), Dodo Zakaria/Deddy Dhukun dengan lagu Jangan Menggoda
Lagi, dan Uti - Manik, lewat Penggalan Kisah Lama.
"Yaah... kalau menang, bisa dong mulai dari sekarang nih
nyiapin contekkan untuk ngomong di atas panggung," canda Dian.
Sejak comeback-nya
ke panggung musik nasional pada 1999, mantan punggawa 2 D ini kerap
gagal meraup sukses di beberapa ajang penghargaan. Sebutlah waktu di
AMI tahun lalu, dan di MTV Awards Indonesia. Di dua ajang
tersebut, Dian mesti takluk pada Chrisye. Sedangkan di gelaran PAMI,
ia kembali menelan kekalahan. Kali ini di tangan Indra Lesmana.
"Kalah menang
dalam ajang kompetisi semacam itu wajar saja. Meski terus terang,
bikin semangat kita rada lemah untuk beberpasa saat. Tetapi yang
paling penting, kita terus berkarya dengan baik dan jujur,"
tutur Dian, yang saat ini tengah menggarap album milik adiknya, Ika
Ratih Poespa. (deny secaatmaja)
|