|
.

.
| Jazz@Astaga! |
Rubrik ini
tersaji atas kerjasama Horizon-line.Com dan portal musik
Astaga!Com. Artikel-artikel tentang jazz yang tersaji di
rubrik ini juga dirilis di kanal musik Astaga!Com.
. |
|
Home
> Jazz@Astaga! > Artikel |
Absolutely
Live
George
Benson
Senin
9 Juli 2001, Pukul 12.10 WIB
Gitar
George Benson kadang mengantarnya berada di dua sisi. Semacam
split personality. Buat telinga pop permainan gitar Benson
barangkali nomer dua ketimbang vokalnya. Sedang untuk pemerhati
jazz, gitar Benson-lah yang pertama masuk telinga.
Ketika
ia membawakan Beyond The Sea, Lately, This Masquerade, Love x
Love, ia adalah Benson
sang bintang pop. Tapi ketika ia memainkan komposisi Breezin
atau Deeper Than You Think hingga The Ghetto, bersama
pianis jazz Joe Sample, saat itulah julukannya berubah menjadi the
master jazz guitarist.
Split
personality? Bukan,
sebagai entertainer Benson sah-sah saja menuruti pasar komersial.
Toh sentuhan jazznya tak pernah ketinggalan.
VCD
George Benson, Absolutely Live, ini diambil saat Benson
menggelar petunjukan live di Waterfront Hall di Belfast, Irlandia,
tahun 2000 lalu. Terima kasih pada teknologi digital, karena
penampilan live Benson, ini kini bisa disaksikan siapa saja.
Lagu
pembuka konser Benson adalah All of Me yang mengeksplor vokal
pop Benson hingga I Only Have Eyes for You. Scat singing-nya
yang terkenal itu - yang jadi sumber inspirasi gitaris duplikat
Benson, Mus Mujiono - baru muncul di lagu ketiga, Somewhere
Beyond The Sea.
Masuk
trek keempat Benson memperkenalkan seorang pianis jazz kenamaan, Joe
Sample. Dikawal Sample, Benson tampil sepenuhnya sebagai the
real jazz man, terutama di dua nomor yang menggeber istimewanya
gitar Benson dipadu dengan dentingan piano Joe Sample yang flippant,
di Deeper Than You Think dan The Ghetto.
Sample
sempat juga mengawal sang penyandang Grammy itu memainkan lagu indah
milik Stevie Wonder, Lately. Moody's Mood yang
dinyanyikan dengan begitu indah oleh Benson mengantar ke lagu
terakhir di disk 1 ini, Danny Boy.
Disk
2 tak kalah asyiknya, terutama saat menikmati Breezin. Breezin
yang diciptakan Benson tahun 1976, masih saja membuat decak kagum.
Intronya saja sudah membnuat ribuan penonton Irlandia bertepuk
gemuruh. Benson terus mengalir. Ia menyuguhkan serangkain
nomor-nomor cantiknya seperti Turn Your Love Around hingga Give
Me The Night.
Menikmati
Benson memang belum lah komplet kalau belum merasakan istimewanya On
Broadway. Ribuan kali ia memainkan komposisi ini, ribuan kali
pula orang terpana.
Absolutely
Live memang benar-benar
gambaran Benson yang jazz dan Benson yang pop. Dua-duanya tidak
bentrok di dalam. Benson melakukannya dengan kesadaran penuh sebagai
pemusik. (mhidayat)
|